{"id":13,"date":"2025-12-02T23:08:33","date_gmt":"2025-12-02T23:08:33","guid":{"rendered":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/?p=13"},"modified":"2025-12-02T23:08:33","modified_gmt":"2025-12-02T23:08:33","slug":"pakar-komunikasi-ui-nilai-komunikasi-publik-humas-polri-makin-positif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/2025\/12\/02\/pakar-komunikasi-ui-nilai-komunikasi-publik-humas-polri-makin-positif\/","title":{"rendered":"Pakar Komunikasi UI Nilai Komunikasi Publik Humas Polri Makin Positif"},"content":{"rendered":"<p>Pakar Komunikasi UI Nilai Komunikasi Publik Humas Polri Makin Positif<\/p>\n<p>Pakar komunikasi yang juga Associate Professor Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati, menilai langkah komunikasi publik yang dilakukan Humas Polri semakin menunjukkan arah positif. Devie menyebut transformasi pendekatan komunikasi Polri dalam beberapa tahun terakhir membuat institusi tersebut lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-373 size-large\" src=\"https:\/\/bacasaja.info\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/WhatsApp-Image-2025-12-03-at-04.51.59-1024x572.jpeg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"389\" \/><\/p>\n<p>\u201cPerubahan pola komunikasi Polri sangat terlihat. Tidak lagi satu arah, tapi membuka ruang dialog, respon cepat, dan penyampaian informasi yang lebih transparan,\u201d kata Devie.<\/p>\n<p>Menurutnya, kebutuhan publik saat ini menuntut kecepatan, keakuratan, dan konsistensi informasi, terutama ketika menghadapi isu sensitif atau situasi krisis. Devie menilai Humas Polri mampu meningkatkan koordinasi internal sehingga informasi yang keluar lebih terstruktur dan dapat meredam potensi disinformasi.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Pakar UI Nilai Komunikasi Publik Humas Polri Makin Positif\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/pRerPq1Xb98?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>\u201cHumas Polri sekarang lebih adaptif terhadap dinamika opini publik. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyoroti penggunaan kanal digital sebagai salah satu langkah strategis. Polri dinilai cukup aktif mengelola komunikasi melalui berbagai platform media sosial, baik untuk penyampaian informasi maupun edukasi publik.<\/p>\n<p>\u201cRuang digital bukan hanya tempat Polri hadir, tapi juga tempat Polri membangun kedekatan dengan masyarakat. Konten informatif dan humanis terbukti efektif,\u201d kata Devie.<\/p>\n<p>Meski begitu, Devie menilai peningkatan kompetensi komunikasi di lingkungan Humas Polri harus terus dilakukan. Transformasi digital yang cepat membuat pola komunikasi publik semakin kompleks dan menuntut kemampuan baru.<\/p>\n<p>\u201cDengan pelatihan yang berkelanjutan dan strategi yang konsisten, Humas Polri bisa menjadi role model komunikasi publik institusi negara,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Devie menegaskan, komunikasi publik yang terbuka, responsif, dan berbasis data merupakan fondasi penting bagi Polri dalam membangun citra institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pakar Komunikasi UI Nilai Komunikasi Publik Humas Polri Makin Positif Pakar komunikasi yang juga Associate Professor Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati, menilai langkah komunikasi publik yang dilakukan Humas Polri semakin menunjukkan arah positif. Devie menyebut transformasi pendekatan komunikasi Polri dalam beberapa tahun terakhir membuat institusi tersebut lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. \u201cPerubahan pola komunikasi Polri sangat terlihat. Tidak lagi satu arah, tapi membuka ruang dialog, respon cepat, dan penyampaian informasi yang lebih transparan,\u201d kata Devie. Menurutnya, kebutuhan publik saat ini menuntut kecepatan, keakuratan, dan konsistensi informasi, terutama ketika menghadapi isu sensitif atau situasi krisis. Devie menilai Humas Polri mampu [\u2026]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-13","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-cyber-journalisme-polri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions\/14"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasi.bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}